Corporate Social Responsibility (CSR)

PLN Indonesia Power menjadikan topik masyarakat lokal sebagai topik keberlanjutan yang penting karena membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat lokal bukan hanya menjadi kewajiban atau tanggung jawab sosial Perusahaan, namun juga merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan bisnis Perusahaan. Hal ini mencakup berbagai aspek, mulai dari memperhatikan kebutuhan sosial, ekonomi, lingkungan dan tata kelola masyarakat lokal hingga memastikan bahwa dampak dari kegiatan operasional Perusahaan tidak merugikan masyarakat dan lingkungan.

Sejalan dengan visi perusahaan “To be leading and sustainable power company in Southeast Asia and Beyond”, PLN Indonesia Power berkomitmen untuk membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat lokal dalam bentuk Community Involvement and Development (CID) dengan berfokus pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). 

PRINSIP PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN (TJSL)

Pelaksanaan program TJSL dengan menerapkan prinsip:

  1. Terintegrasi, yaitu berdasarkan analisa risiko dan proses bisnis yang memiliki keterkaitan dengan pemangku kepentingan;
  2. Terarah, yaitu memiliki arah yang jelas untuk mencapai tujuan perusahaan;
  3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki kontribusi dan memberikan manfaat yang menghasilkan perubahan atau nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan perusahaan; dan
  4. Akuntabilitas, yaitu dapat dipertanggungjawabkan sehingga menjauhkan dari potensi penyalahgunaan dan penyimpangan.

COMMUNITY DEVELOPMENT- PLN INDONESIA POWER PEDULI

Pelaksanaan program CID PLN Indonesia Power pada pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan dan Tata Kelola dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Sosial, mewujudkan tercapainya pemenuhan hak dasar manusia yang setara untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat
  2. Ekonomi, mewujudkan tercapainya pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja dan usaha, inovasi, industri, infrastruktur memadai, dan pengembangan UMK, dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat
  3. Lingkungan, mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan sebagai ekosistem penyangga seluruh kehidupan
  4. Tata Kelola, mewujudkan aktivitas perusahaan yang meliputi kebijakan, standar, budaya, penyingkapan informasi dan proses pengelolaan lainnya dilakukan secara baik dan berkelanjutan.

Komitmen PLN Indonesia Power dalam menjalankan community development tertuang dalam kebijakan internal tentang Program Kontribusi Sosial Kemasyarakatan dan Komunitas (Community Involvement and Development) PT PLN Indonesia Power. Dalam SOP tersebut tertuang sejumlah langkah inisiatif dan upaya yang dilakukan PLN untuk melaksanakan program CID dengan dampak yang terukur.

Program CSR Unggulan

JULANG EMAS (Jaga Gunung Ungaran, Lestarikan Lingkungan Bersama Masyarakat)  Di Desa Ngesrep Balong, Kec Limbangan Kendal PT PLN Indonesia Power UBP Semarang
JULANG EMAS (Jaga Gunung Ungaran, Lestarikan Lingkungan Bersama Masyarakat) Di Desa Ngesrep Balong, Kec Limbangan Kendal PT PLN Indonesia Power UBP Semarang

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program pelestarian lingkungan Kawasan Gunung Ungaran di Wilayah Desa Ngesrepbalong Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Adanya krisis iklim dan perburuan satwa, menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan. Program JULANG EMAS hadir dengan Membangun tata Kelola konservasi dan Energi baru Terbarukan yang berdampak pada perekonomian dengan pelibatan kelompok lintas desa. Program ini memberikan kontribusi penurunan emisi sebesar 9,125 ton CO2/tahun dari penggunaan limbah untuk PLTMH. Penggunaan PLTMH menurunkan potensi GRK = 1.483,32ton/tahun. Penurunan Kemiskinan sebesar 37,29%. Berkontribusi pada SDGs 1, 2, 5, 6, 7, 8, 11, 12, 13, 15.

BIMA LUKAR (Bina Mandiri Pemulihan Lahan Melalui Produk Pupuk Berbahan Organik) PT PLN Indonesia Power UBP Mrica PB Soedirman
BIMA LUKAR (Bina Mandiri Pemulihan Lahan Melalui Produk Pupuk Berbahan Organik) PT PLN Indonesia Power UBP Mrica PB Soedirman

Program BIMA LUKAR adalah kelanjutan dari program SERAYU ASRI yang berhasil mengintegrasikan pertanian dan peternakan. BIMA LUKAR hadir sebagai support system bagi pertanian terintegrasi tersebut dengan menghadirkan inovasi injeksi nutrisi pada tanaman dan pembangunan rumah produksi nutrisi organik. Program BIMA LUKAR memiliki tujuan utama mengatasi sedimentasi dihulu DAS serayu dengan memperhatikan keberlanjutan pertanian dan kemandirian petani di desa Pegundungan. Program ini memiliki 7 aspek utama dalam pelaksanaannya yaitu: konservasi lingkungan, budidaya pertanian kopi, peternakan kambing perah, support system rumah produksi nutrisi organik, pemasaran produk kopi, peningkatan kapasitas petani dan pencegahan stunting.

BUMI PASUNDAN (Bangun Ekonomi Masyarakat Melalui Pengelolaan Sumber Daya Terbarukan) Di Waduk Saguling, Kab. Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat PLTA Saguling
BUMI PASUNDAN (Bangun Ekonomi Masyarakat Melalui Pengelolaan Sumber Daya Terbarukan) Di Waduk Saguling, Kab. Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat PLTA Saguling

Program Bumi Pasundan memberdayakan 207 orang masyarakat dengan melibatkan 3155 orang untuk mengolah dan memanfaatkan limbah / sampah Sungai citarum sehingga mampu menghasilkan nilai ekonomi. Dampak positif terhadap keberlangsungan operasional PLTA Saguling mampu menambah umur PLTA Saguling dari tahun 2048 hingga tahun 2084. Pertambahan usia layan waduk hingga 36 Tahun dengan menyumbang energi hijau hingga 86.449,68 GWh. Berkontribusi pada SDGs 1, 4, 8, 11 dan 13.

PELITA BERSAMA (Kabupaten Garut, Jawa Barat) UNIT PLTP KAMOJANG-DARAJAT
PELITA BERSAMA (Kabupaten Garut, Jawa Barat) UNIT PLTP KAMOJANG-DARAJAT

Pelita Bersama is a comprehensive program for empowering people with disabilities in Garut Regency to escape poverty and gain employment, allowing them to be creative, prosperous, and independent by developing their potential. Pelita Bersama consists of sub-programs such as the cultivation of disability-friendly smart mushrooms, the production of prosthetics (assistive devices for disabilities), bioherb technology mushroom cultivation from mushroom waste, and the 'Si Modis' electric motor conversion workshop for individuals with disabilities. Through the implementation of the Pelita Bersama program, it is hoped that it can support and advocate for the government to protect and fulfill the rights of vulnerable communities with disabilities in Garut Regency. In addition to its socio-economic impact, Pelita Bersama also contributes to environmental preservation through its electric motor conversion innovations and the utilization of baglog waste into bioherbs, resulting in a total reduction of greenhouse gases of 83 tons CO2eq per year. Furthermore, in terms of SDGs, this program contributes to SDGs 8, 10, and 11. The achievement percentage of the Pelita Bersama program against the SDGs Indicator (8.5.2) is 0.000021%.

MAENGKET (Maju Sejahterakan Keluarga Melalui Usaha Komposting dan Pertanian) Di Kelurahan Tondangow dan Kelurahan Pangolombian, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara PLTP Lahendong
MAENGKET (Maju Sejahterakan Keluarga Melalui Usaha Komposting dan Pertanian) Di Kelurahan Tondangow dan Kelurahan Pangolombian, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara PLTP Lahendong

Sebuah program yang mengolaborasikan transformasi sistem pengelolaan sampah, kegiatan komposting, usaha UMKM, pertanian, serta peternakan yang awalnya terpisah menjadi saling terhubung dengan memberdayakan multispektrum kelompok rentan secara variatif di Kelurahan Tondangow dan Kelurahan Pangolombian. Program MAENGKET mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai cara pandang terhadap sampah menjadi sumber daya berharga sehingga meningkatkan penghasilan sebesar 40% (Rp31.480.000,00/bulan) dan 7 inovasi produk bermanfaat bagi multisektor usaha secara berkelanjutan yang berdampak pada penurunan Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 0,1519 Ton CO2Eq/tahun. Keterkaitan program MAENGKET dengan LCA Perusahaan mampu menurunkan emisi GWP sebesar 1.024,4Kg CO2 Eq yang berkontribusi pada tujuan SDG’s 1,5,8,12, dan 13.

Maju Bersama PARANG NUSAKAMBANGAN (Program Pengembangan Menuju Kesejateraan Masyarakat dengan Kriya Batik yang Berwawasan Lingkungan) PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala
Maju Bersama PARANG NUSAKAMBANGAN (Program Pengembangan Menuju Kesejateraan Masyarakat dengan Kriya Batik yang Berwawasan Lingkungan) PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala

“Maju Bersama Parang Nusakambangan”, merupakan inisiatif pengembangan masyarakat berbasis kriya batik berwawasan lingkungan. Program ini secara aktif memberdayakan kelompok rentan, seperti perempuan tanpa penghasilan tetap, penyandang disabilitas, lansia, dan pemuda yang sebelumnya menganggur. Dengan keterlibatan dalam kegiatan membatik, para anggota berhasil meningkatkan pendapatan mereka dari Rp 500.000 menjadi Rp 2.000.000 per bulan. Inovasi Mini Demin sebagai IPAL dapat mengolah limbah cari batik sebanyak 50% dibandignkan dengan metode IPAL Sub Surface Water Flow. Berkontribusi pada SDG’s 1, 2, 5, 8,12, 15.

WANA KERTI (Berkawan Dengan Alam Kembangkan Ekonomi Masyarakat Desa Bukti) Melalui Kegiatan Banana Smart Village  (Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali) PLTGU Pemaron
WANA KERTI (Berkawan Dengan Alam Kembangkan Ekonomi Masyarakat Desa Bukti) Melalui Kegiatan Banana Smart Village (Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali) PLTGU Pemaron

Program Wana Kerti merupakan inisiatif sosial yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat Desa Bukti khsuusnya KTT Kerti Winangun dan KWT Sekar Sari  melalui pendekatan holistik yang mencakup aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Program ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan komunitas lokal sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini telah Pemanfaatan lahan kering dan tandus menjadi lahan produktif dan kegiatan banana smart village sudah memberikan Resapan CO2 sebesar 357,5 Ton CO2/tahun . Program ini juga memberikan keuntungan kepada masyarakat dengan Penjualan pisang dan produk olahan pisang sebesar Rp 181.440.00,00 dan Penjualan biourine sebesar Rp 29.366.000,00. Program ini juga sudah berhasil membantu kaum renta sebesar 20 Lansia, 23 anak-anak dan 24 fakir miskin.

PROGRAM MELUKAT (Memuliakan Laut untuk Kesejahteraan Masyarakat) di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, Kota Denpasar, Provinsi Bali - PLTDG PESANGGARAN
PROGRAM MELUKAT (Memuliakan Laut untuk Kesejahteraan Masyarakat) di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, Kota Denpasar, Provinsi Bali - PLTDG PESANGGARAN

Mengembangkan Ekowisata Mangrove Batu Lumbang sebagai resource center mangrove berbasis masyarakat dan resource center yang mengelola sampah an-organik berbasis digital pertama di Provinsi Bali. Melalui skema inter-konektivitas, program ini menyasar kelompok masyarakat pesisir dan kelompok rentan yang menjadi kelompok mitra binaan program CSR. Program ini meningkatkan keberdayaan masyarakat pesisir, menjaga ekosistem hutan mangrove dan laut melalui: Pengelolaan 60,25 ton sampah laut di tahun 2024, pemanfaatan sampah plastik sachet kemasan 0,0023 ton; serta pemanfaatan limbah palet kayu dari kegiatan operasional perusahaan 0,03 ton dengan Insentif pemungutan sampah Rp. 1.460.000,-/bulan. Berkontribusi pada SDG’s 1, 8, 9, 13, 14 dan 15.

ANUGRAH PAKARTI  (Pelestarian Danau Ranu Grati Untuk Ketahanan Pangan dan Konservasi Hayati)  di Desa Ranuklindungan, Kabupaten Pasuruan  PT PLN Indonesia Power UBP Grati
ANUGRAH PAKARTI (Pelestarian Danau Ranu Grati Untuk Ketahanan Pangan dan Konservasi Hayati) di Desa Ranuklindungan, Kabupaten Pasuruan PT PLN Indonesia Power UBP Grati

Upaya pelestarian Danau Ranu Grati dengan pengembangan budidaya ikan ramah lingkungan dan pengelolaan sampah serta pengembangan pertanian organic di sekitar danau. Salah satu implementasinya dengan Tebar eco enzyme sebanyak 2.2 ton per tahun 2024 dimana dapat menjaga kadar BOD < 6 mg/L

Palembang CINDO NIAN (Clean Batik Initiative for Indonesia, New Inspirative, Art and Nice) Kertapati, Kota Palembang, Sumatera Selatan PT PLN Indonesia Power UP Keramasan PLTGU Keramasan
Palembang CINDO NIAN (Clean Batik Initiative for Indonesia, New Inspirative, Art and Nice) Kertapati, Kota Palembang, Sumatera Selatan PT PLN Indonesia Power UP Keramasan PLTGU Keramasan

Program Palembang CINDO NIAN merupakan pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan, yang berupaya melakukan peningkatan ekonomi melalui pemanfaatan limbah tanpa menghasilkan limbah untuk lingkungan.
Berkontribusi sebesar 0,00019% pada SDG’s No 1, sebesar 86,32% pada SDG’s No 2, sebesar 0,69% pada SDG’s No 8, dan sebesar 0,115 pada SDG’s No 12.

KORSA (Konservasi dan Rekonsiliasi Sistem Pertanian) di Desa Kaduengang, Kab. Pandeglang, Provinsi Banten PT PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan
KORSA (Konservasi dan Rekonsiliasi Sistem Pertanian) di Desa Kaduengang, Kab. Pandeglang, Provinsi Banten PT PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan

Program KORSA mengintegrasikan upaya konservasi lahan dengan rekonsiliasi sosial, memberdayakan masyarakat melalui pertanian berkelanjutan. Program ini berfokus pada pengembangan praktik pertanian ramah lingkungan yang terintegrasi dengan teknologi pengelolaan limbah inovatif. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Media Tanam FABA Organik (METAFORA) dengan Keunikan yang terletak pada keterlibatan 16 eks narapidana teroris (Eks-Napiter) sebagai promotor program. Berkontribusi pada SDG’s 1, 3, 8, 10, 13, dan 15.

TEPIAN SALIRA BIRU (Integrated Plastic Management for Blue Economy)
TEPIAN SALIRA BIRU (Integrated Plastic Management for Blue Economy)

Tepian Salira Biru merupakan program pengolahan sampah plastik yang dikonversi menjadi bahan bakar energi listrik untuk dimanfaatkan nelayan dan Wisata Pantai Salira sejalan dengan program pemerintah Ekonomi Biru. Program ini berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 1,18 Kg CO2 eq/kWh atau sebesar 1,88% dan pengurangan photochemical oxidation sebesar 7,01x10-13 kg C₂H₄ eq/kWh atau 8,47% melalui pengelolaan sampah organik dan sampah plastik. Program ini berkontribusi pada SDG’s 1, 5, 11, 12, 13, 14 dan 15.

HARVEST MOON (Harnessing Agriculture Resources via Versatile and Efficient Sustainable Technologies) Di Desa Lontar, Kab. Tangerang, Provinsi Banten. PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar.
HARVEST MOON (Harnessing Agriculture Resources via Versatile and Efficient Sustainable Technologies) Di Desa Lontar, Kab. Tangerang, Provinsi Banten. PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar.

Program pemberdayaan masyarakat PLTU Lontar yang dijalankan oleh kelompok rentan (miskin), yaitu Tim Kreatif Desa Lontar mampu meminimalisir dampak anomali perubahan iklim dengan menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan teknologi pertanian sebagai faktor pendorong produktivitas usaha tani sehingga terbentuk Sustainable Farming Tim Kreatif Desa Lontar sebagai main goals program. Berkontribusi pada SDG’s tujuan 1, 2, 6 , 7, 13, dan 15.

PERMATA TANI PULOSARI (PEMANFAATAN BIODIGESTER UNTUK MENDUKUNG OPTIMALISASI KUALITAS PERTANIAN DESA PULOSARI)
PERMATA TANI PULOSARI (PEMANFAATAN BIODIGESTER UNTUK MENDUKUNG OPTIMALISASI KUALITAS PERTANIAN DESA PULOSARI)

Program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan kegiatan pertanian dan peternakan dengan pendekatan Nature-Based Solution. Program ini terbagi menjadi dua sub-program, yaitu Permaisury dan Sarasehan. Permaisury berfokus pada optimalisasi pertanian melalui pengelolaan limbah ternak menjadi bioslurry, BIOS+, pengembangan layanan klinik pertanian & Pusat Pembelajaran Raksamala serta mendukung optimalisasi peternakan melalui produksi pakan alternatif berupa silase dan permen domba dari limbah aci aren. Sarasehan bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mendorong peran posyandu dalam penanganan stunting melalui kegiatan pelatihan kader, pembuatan paket PMT, serta pengembangan peternakan ayam petelur untuk menyediakan sumber protein bagi balita stunting. Program ini mendukung pencapaian SDGs poin 1, 2, 3, 5, 6, 10, 11, 13, dan 17 serta berkontribusi terhadap pengurangan Global Warming Potential sebanyak 7.709,7 Kg CO2 eq/tahun.

BAGENDUNG ESENSI (Berdaya Bersama Dalam Mendukung Kampung Energi, Sehat dan Mandiri) PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya
BAGENDUNG ESENSI (Berdaya Bersama Dalam Mendukung Kampung Energi, Sehat dan Mandiri) PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya

Bagendung Esensi merupakan program pemberdayaan masyarakat yang fokus pada pengelolaan dan pemanfaatan sampah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan omah sampah, omah kreatif, dan omah sehat. Sementara JAMUS KALIMASADA merupakan tema inovasi dari keberlanjutan program Bagendung Esensi sebagai Solusi atas permasalahan timbulan residu BBJP (Bahan Bakar Jumputan Padat) berupa RDF (Refuse Derived Fuel) serta sampah plastik multilayer yang belum terkelola melalui skema pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan multiplier effect pada aspek sosial, ekonomi, lingkungan dan kesejahteraan. Inovasi ini juga sebagai sebuah upaya untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui pengelolaan dan pemanfaatan sampah yang berkelanjutan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya Poin 1, 3, 5, 7, 8, 13.

SEKANCAN OGAN (Sinergi Ekonomi Kreatif dan Pangan Lokal Berbasis Limbah untuk Mitigasi di Kab. Ogan Ilir) Lokasi Budidaya Jamur Tiram Desa Payakabung Kec. Indralaya Utara Kab. Ogan Ilir)
SEKANCAN OGAN (Sinergi Ekonomi Kreatif dan Pangan Lokal Berbasis Limbah untuk Mitigasi di Kab. Ogan Ilir) Lokasi Budidaya Jamur Tiram Desa Payakabung Kec. Indralaya Utara Kab. Ogan Ilir)

Program Sekancan Ogan mengintegrasikan kearifan lokal, ekonomi kreatif, dan inovasi pangan untuk keberlangsungan budidaya jamur tiram sekaligus mendukung upaya pengurangan keparahan KARHUTLA di Kab. Ogan Ilir. Program berpandangan problem as opportunity program menghadirkan skematik penyelesaian permasalahan kelompok budidaya sekaligus memberikan kebermanfaatan pada aspek lingkungan dan masyarakat di luar kelompok. Dibuktikan dengan adanya rebound hasil panen jamur tiram serta pemanfaatan produk hasil pengolahan limbah baglog berupa bio oil pada perkebunan karet dan sayur, serta pemanfaatan produk olahan jamur tiram sebagai makanan kaya nutrisi balita pada kegiatan posyandu. Program Sekancan Ogan memiliki kekhasan pada proses pengolahan limbah baglog dengan menggunakan Pyrobag Duocooler berteknologi pendingin ganda dan penerapan IoT pada sistem pendingin yang meningkatkan hasil bio oil, mengurangi kandungan TAR, dan minim emisi sehingga proses pengolahan bio oil menjadi lebih efektif.

TEMAN VINTER untuk KAMI BERSEMI (Waste Management, Enviromental Improvement, and Learning Center Untuk Kampung Inovatif, Bersih, Sejahtera, dan Mandiri) PT PLN Indonesia Power UBP Cilegon
TEMAN VINTER untuk KAMI BERSEMI (Waste Management, Enviromental Improvement, and Learning Center Untuk Kampung Inovatif, Bersih, Sejahtera, dan Mandiri) PT PLN Indonesia Power UBP Cilegon

Program TEMAN VINTER untuk KAMI BERSEMI merupakan implementasi dari visi besar UBP Cilegon untuk terlibat aktif mengatasi berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan di sekitar wilayah operasinya, terutama merespon situasi krisis sampah yang tengah dihadapi masyarakat Kabupaten Serang pada umumnya ataupun di wilayah ring 1 perusahaan pada khususnya pasca penutupan akses pembuangan sampah dari Kabupaten Serang ke 2 TPA yaitu TPA Cilowong Kabupaten Serang dan TPA Bagendung Kota Cilegon. Program ini berkontribusi mereduksi emisi hingga 824 Ton CO2/tahun  dan mencegah pelepasan metan sebesar 810,3 ton/tahun melalui pencegahan pembakaran sampah 1.350,5 ton/tahun dan serapan karbon sebanyak 790,65 Ton CO2 melalui penanaman 3350 bibit mangrove. Program ini berkontribusi pada SDG’s 1, 3, 4, 5, 8, 13, 15, 17.

KELASI EMAS (Keberlanjutan Program Ketapang Kuning Melalui Stimulasi Menju Generasi Emas) (RW 05 Kelurahan Warakas, Jakarta Utara) PLTGU Priok
KELASI EMAS (Keberlanjutan Program Ketapang Kuning Melalui Stimulasi Menju Generasi Emas) (RW 05 Kelurahan Warakas, Jakarta Utara) PLTGU Priok

Program Inovasi Sosial ini dirancang sebagai langkah komprehensif dalam upaya menyelesaikan permasalahan stunting yang ada di masyarakat. Dengan tujuan Menyelesaikan masalah stunting secara holistik dengan pemenuhan aspek gizi dan stimulasi anak  guna perkembangan kognitif anak serta mempersiapkan kemandirian kelompok untuk menjaga sustainability program. Pada program ini terdapat inovasi berupa Alat Peraga Edukasi berbasis limbah, pemanfaatan 220 kg limbah non b3 dan rumah tangga 15 Kg yang berdampak pada penurunan emisi sebesar 1018,18 kgCO2eq, Alat Peraga Edukasi ini dimanfaatkan untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak stunting dan berkontribusi pada SDG’s nomor 2, 3, dan 5

PERMADANI (Pemuda Mandiri Pengelola Sampah Pantai Loji) Desa Loji dan Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi PT PLN Indonesia Power UBP jabar 2 Pelabuhan Ratu
PERMADANI (Pemuda Mandiri Pengelola Sampah Pantai Loji) Desa Loji dan Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi PT PLN Indonesia Power UBP jabar 2 Pelabuhan Ratu

Program Permadani pada tahun 2024 merupakan pengembangan program masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pengolahan sampah kayu pantai yang berkelanjutan. Melalui tema inovasi RAKA KREASI – Pertanian Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal dan Inovasi, kekeringan yang terjadi di lahan sawah tadah hujan seluas 65 hektar diselesaikan dengan inovasi Energi Cidadap – Inovasi Irigasi Berbasis Teknologi Desa Cidadap. Sebuah inovasi pengairan irigasi sawah tadah hujan memanfaatkan hidram pump dan tandon air berkapasitas 100 M3. Berkontribusi mengairi lahan sawah seluas 40 hektar (61%). Selain itu, untuk memperbaiki kualitas lahan tanah yang rusak dibuatlah inovasi RAMU SWARA – Ramuan Pupuk Swadaya Rakyat. Sebuah inovasi formulasi pupuk organik dari sawdust, kotoran hewan, dan kapur dolomit yang digunakan untuk mengembalikan kualitas hara tanah. Berkontribusi mengurangi sampah kayu pantai yang dijadikan sawdust sebanyak 45 ton (52%). Berkontribusi terhadap SDG’s poin 1, 2, 8, dan 13.

[Bersama Membangun] Masyarakat dan Lingkungan

[Bersama Membangun] Masyarakat dan Lingkungan
[Bersama Membangun] Masyarakat dan Lingkungan
bg-environment.webp