PLTU Pangkalan Susu dan ITB Laksanakan Studi Kelayakan Teknologi CCS untuk Dukung Transisi Energi

Korporat
02 October 2025
PLTU Pangkalan Susu dan ITB Laksanakan Studi Kelayakan Teknologi CCS untuk Dukung Transisi Energi

KETERANGAN PERS NO.060/RELEASE/ PLNIP/2025

PLTU Pangkalan Susu dan ITB Laksanakan Studi Kelayakan Teknologi CCS untuk Dukung Transisi Energi

 

Pangkalan Susu, 8 Agustus 2025 — PT PLN Indonesia Power menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melaksanakan studi kelayakan penerapan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) di salah satu Unit Bisnis Pembangkitan di Sumatera Utara, yaitu PLTU Pangkalan Susu. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen strategis PLN dalam mendukung transisi energi dan menurunkan emisi karbon dari sektor ketenagalistrikan.

 

Studi kelayakan ini diawali dengan kunjungan lapangan oleh tim ahli ITB ke PLTU Pangkalan Susu pada 4–6 Agustus 2025. Kegiatan tersebut mencakup peninjauan fasilitas pembangkit, diskusi teknis, serta pengumpulan data penting untuk menyusun kajian menyeluruh terhadap potensi penerapan CCS.

 

PLTU Pangkalan Susu, sebagai salah satu pembangkit utama di Sumatera Utara, dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi lokasi percontohan implementasi CCS pada pembangkit listrik berbasis batubara. Teknologi CCS memungkinkan penangkapan dan penyimpanan emisi karbon dari proses pembakaran, sehingga dapat menurunkan emisi secara signifikan tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik.

 

Studi ini mencakup analisis teknis, operasional, keekonomian, dan dampak lingkungan. Beberapa topik penting yang dibahas meliputi kebutuhan steam, intensitas emisi CO₂, jalur pipa, serta identifikasi lokasi penerapan teknologi CCS yang potensial.

 

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta menyampaikan program studi ini adalah salah satu komitmen PLN IP dalam menghadirkan pembangkit yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 

“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan akademisi seperti ITB akan mempercepat transformasi energi nasional menuju Net Zero Emission. Teknologi CCS bukan hanya solusi teknis, tetapi juga simbol dari semangat inovasi dan tanggung jawab lingkungan yang kami junjung tinggi.” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, “PLN Indonesia Power terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor untuk memastikan bahwa setiap langkah menuju dekarbonisasi dilakukan secara terukur, efisien, dan berdampak nyata bagi masa depan energi Indonesia.”

 

Hasil studi ini akan menjadi dasar dalam perencanaan desain teknis, estimasi biaya, dan strategi implementasi jangka panjang. PLN Indonesia Power terus membuka ruang kolaborasi dengan akademisi, pemerintah, dan mitra internasional guna mempercepat pencapaian target Net Zero Emission.

 

Berita menarik terkait PLN Indonesia Power lainnya dapat diakses pada portal www.plnindonesiapower.co.id

 

Narahubung:

Agung Siswanto

Sekretaris Perusahaan PLN Indonesia Power

Tlp. (021) 5267666

 

Sekilas Tentang PLN Indonesia Power

PLN Indonesia Power merupakan Generation Company terbesar di Asia Tenggara dan Subholding PT PLN (Persero). Perusahaan ini berfokus pada inovasi teknologi, efisiensi operasional, dan keberlanjutan energi untuk mendukung agenda nasional menuju Net Zero Emissions.

Other News