Kejar Market Global, PLN Indonesia Power Bidik Ekspansi Bisnis di Kawasan Amlatkar
Jakarta, 21 Mei 2026 – PLN Indonesia Power (PLN IP) secara strategis membidik peluang ekspansi bisnis di kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar). Langkah nyata tersebut ditegaskan melalui partisipasi dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean, yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Ruang Nusantara, Kemenlu RI, Jakarta, Kamis (21/5).
Keterlibatan PLN Indonesia Power dalam forum ini mengusung misi penting untuk meningkatkan brand awareness korporasi di level global, sekaligus menjajaki peluang kerja sama investasi antarnegara. Kawasan Amerika Latin dan Karibia dinilai sebagai mitra yang sangat potensial seiring dengan pertumbuhan kemitraan dagang yang semakin dinamis dengan Indonesia.
Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga Bisnis Julita Indah, menyampaikan paparan komprehensif mengenai fokus strategi perusahaan, peta jalan (roadmap) bisnis, serta peluang investasi yang dapat ditawarkan kepada mitra potensial di kawasan Amlatkar.
"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan keunggulan strategis kami di sektor energi. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra di kawasan Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi yang saling menguntungkan," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa PLN IP saat ini memiliki kapabilitas end-to-end dalam mengelola pembangkit nasional berkapasitas raksasa mencapai 22,1 GW. Beliau juga menegaskan bahwa rekam jejak kesuksesan proyek besar seperti PLTS Terapung Cirata menjadi bukti nyata sekaligus modal utama korporasi untuk melebarkan sayap ke pasar energi hijau global.
"PLN Indonesia Power, melalui anak usaha kami PLN IP Renewables, berkomitmen untuk memperluas jejak energi bersih kami ke kawasan Amerika Latin dan Karibia. Dengan dukungan radiasi matahari yang tinggi di kawasan tersebut, kami sangat tertarik untuk mengeksplorasi proyek Solar PV berskala besar. Selain itu, kami juga melihat peluang besar pada pengembangan Mini Hydro memanfaatkan keunggulan teknologi turbin andal yang kami miliki. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk studi kelayakan bersama, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis," terangnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arief Havas Oegroseno, menegaskan pentingnya mempererat kerja sama investasi antarnegara di sektor energi bersama kawasan Amerika Latin dan Karibia.
"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan (win-win situation), di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief Havas Oegroseno.
Melalui forum ini, PLN Indonesia Power kembali menegaskan posisinya tidak hanya sebagai penyedia listrik nasional, melainkan sebagai pemain kunci industri energi yang siap bersaing dan bekerja sama di level internasional demi masa depan energi yang berkelanjutan.