PLN Indonesia Power Ungkap Strategi Percepatan Proyek Energi Terbarukan di Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026

Corporate
19 October 2026
PLN Indonesia Power Ungkap Strategi Percepatan Proyek Energi Terbarukan di Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026

SIARAN PERS
No. 139/RELEASE/PLNIP/2026

PLN Indonesia Power Ungkap Strategi Percepatan Proyek Energi Terbarukan di Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026

Jakarta, 16 Oktober 2026 – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung percepatan transisi energi nasional melalui pengembangan proyek energi terbarukan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. Upaya tersebut disampaikan Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power, Julita Indah, saat menjadi panelis dalam sesi tematik Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (7/10).

Dalam sesi bertajuk “De-risking What Matters Most: Perspectives from Utilities, Developers, and Lenders on Scaling Renewable Energy”, para pemangku kepentingan membahas berbagai tantangan risiko dalam pembiayaan proyek energi terbarukan, termasuk strategi mitigasi untuk meningkatkan kelayakan proyek dan mendorong percepatan realisasi investasi. Sesi ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui JETP Delivery Unit (JDU).

Mewakili perspektif pengembang proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Julita memaparkan pentingnya pengelolaan risiko secara komprehensif sejak tahap awal pengembangan proyek hingga mencapai financial close atau penutupan pembiayaan. Aspek yang menjadi perhatian meliputi kesiapan proyek, kepatuhan terhadap regulasi, tata kelola perusahaan, struktur pembiayaan, serta penguatan kolaborasi dengan mitra strategis.

Sebagai subholding PT PLN (Persero), PLN Indonesia Power menjalankan penugasan pengembangan proyek penyediaan tenaga listrik yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034. Dalam pelaksanaannya, perusahaan memastikan setiap tahapan pengembangan proyek memperhatikan aspek kelayakan teknis dan finansial, kepatuhan, legalitas, pengelolaan risiko, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Julita menjelaskan bahwa salah satu pendekatan yang dapat mendukung efektivitas pengembangan proyek adalah kemitraan dengan pengembang swasta melalui pembentukan Special Purpose Company (SPC), yaitu entitas khusus yang dibentuk untuk mengelola proyek tertentu. Struktur ini dapat memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan proyek sekaligus membuka peluang penerapan skema non-recourse project financing, dengan sumber pembayaran dan alokasi risiko pembiayaan yang bertumpu pada proyek sesuai struktur dan ketentuan pembiayaan yang disepakati.

“Pengembangan energi terbarukan membutuhkan kesiapan proyek yang kuat, pengelolaan risiko yang terukur, serta struktur pembiayaan yang tepat. Kolaborasi antara BUMN, pengembang swasta, pemerintah, dan lembaga pembiayaan menjadi faktor penting untuk meningkatkan kelayakan proyek dan mendukung percepatan realisasi investasi,” ujar Julita Indah.

Di samping faktor internal proyek, pengembangan energi terbarukan juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, antara lain kepastian regulasi, ketersediaan dan pengadaan lahan, proses perizinan, dukungan kebijakan dan fasilitas pemerintah, serta penerimaan masyarakat di sekitar lokasi proyek. Karena itu, koordinasi lintas pemangku kepentingan diperlukan untuk mengidentifikasi dan memitigasi berbagai risiko tersebut secara lebih efektif.

Partisipasi PLN Indonesia Power dalam ISF 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk berbagi perspektif dan memperkuat sinergi dengan pemerintah, pelaku usaha, pengembang, serta lembaga pembiayaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pengembangan energi terbarukan yang semakin layak secara finansial, memiliki tata kelola yang kuat, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Melalui penguatan strategi pengembangan proyek dan pengelolaan risiko, PLN Indonesia Power berkomitmen untuk terus mendukung agenda transisi energi nasional serta pengembangan sistem ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut tentang program PLN Indonesia Power dapat diakses melalui portal resmi www.plnindonesiapower.co.id.

Narahubung:
Agung Siswanto
Sekretaris Perusahaan PLN  Indonesia Power
agung.siswanto@plnindonesiapower.co.id
(021) 5267666

Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
> PLN Indonesia Power merupakan Generation Company terbesar di Asia Tenggara dan Subholding PLN  (Persero). Perusahaan ini berfokus pada inovasi teknologi, efisiensi perasional, dan keberlanjutan energi untuk mendukung agenda nasional menuju Net Zero Emissions.

Other News