Ciptakan Pengasuhan Positif, PLN Indonesia Power UBP Cilegon Bekali Guru TAMASYA Keterampilan Kelola Emosi

Corporate
14 September 2026
Ciptakan Pengasuhan Positif, PLN Indonesia Power UBP Cilegon Bekali Guru TAMASYA Keterampilan Kelola Emosi

Keterangan Pers No.087/RELEASE/PLNIP/UBPCLG/2026
Ciptakan Pengasuhan Positif, PLN Indonesia Power UBP Cilegon Bekali Guru TAMASYA Keterampilan Kelola Emosi

Serang, 9 September 2026 – PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Cilegon melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menggelar Pelatihan Mengelola Emosi bagi Guru dan Pengasuh TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak). Mengusung tema “Menjadi Guru dan Pengasuh, Rumah Kedua yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan,” kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung terciptanya lingkungan tumbuh dan belajar yang positif bagi anak.

Pelatihan dikemas secara edukatif dan interaktif dengan mengangkat berbagai situasi yang dekat dengan keseharian guru dan pengasuh. Peserta dibekali pemahaman mengenai cara mengenali dan mengelola emosi, sekaligus diajak mempraktikkan respons yang lebih tenang dan positif dalam menghadapi berbagai situasi saat mendampingi anak.

Selain pengelolaan emosi, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai self-healing sederhana sebagai upaya menjaga kondisi diri dan mengelola stres. Materi disampaikan oleh Hj. Kuratu Akyun, S.Pd., AUD dan Gina Nurwinda, S.Psi.

Officer CSR, Humas dan Keamanan PLN Indonesia Power UBP Cilegon, Luthfi Ramdhan Ariansyah, mengatakan bahwa guru dan pengasuh memiliki peran penting dalam membentuk pengalaman anak selama berada di lingkungan pengasuhan.

“Guru dan pengasuh merupakan sosok yang berinteraksi langsung dengan anak setiap hari. Karena itu, kemampuan mengelola emosi menjadi bekal penting agar mereka dapat menghadapi berbagai situasi dengan tenang dan memberikan pendampingan yang positif. Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak,” ujar Luthfi.

Sementara itu, Hj. Kuratu Akyun, S.Pd., AUD menyampaikan bahwa pengelolaan emosi tidak hanya berkaitan dengan bagaimana menghadapi anak, tetapi juga bagaimana guru dan pengasuh memahami kondisi dirinya sendiri.

Menurutnya, ketika pengasuh mampu mengenali emosi, mengelola stres, dan memberikan jeda bagi dirinya, proses pendampingan anak dapat berlangsung dengan lebih positif. Pembekalan self-healing sederhana juga diharapkan dapat menjadi langkah praktis yang dapat diterapkan dalam keseharian.

Melalui kegiatan tersebut, PLN Indonesia Power UBP Cilegon berharap peningkatan kapasitas guru dan pengasuh TAMASYA dapat turut memperkuat kualitas pengasuhan serta mendukung tumbuh kembang anak dalam lingkungan yang positif.

PLN Indonesia Power UBP Cilegon akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dan menghadirkan program-program CSR yang memberikan dampak positif serta manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Narahubung:
Luthfi Ramdhan Ariansyah
OFFICER CSR Humas Keamanan PLN IP UBP Cilegon
humas.clg@plnindonesiapower.co.id
(0254) 5751555

Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.

Other News